Lumajang- Rasa kebersamaan dan khidmat sangat nampak dalam prosesi
upacara bendera HUT RI ke-73, yang diselenggarakan oleh warga NU di
Situs Silogending Senduro. Tidak hanya warga NU Senduro, perwakilan
warga NU dari Yosowilangun, Sukodono, Kedungjajang, Fatayat NU, serta
warga hindu dan perangkat desa serta PSHT larut dan melebur dalam
kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ust. Mas’ud, S.Ag., M.A Ketua PCNU Lumajang
yang didapuk sebagai inspektur upacara menyampaikan politik kebangsaan
Nahdlatul Ulama. Menurutnya, Indonesia bukan negara
agama tertentu, tapi
Indonesia adalah negara yang menganut filosofi dan moralitas beragama.
“Sudah banyak contoh negara yang menggunakan agama tertentu sebagai
formal institusi, tapi tidak cukup berhasil dalam membangun bangsa dan
negaranya. Indonesia melalui petunjuk para pendiri Nahdlatul Ulama mampu
menyandingkan dan mensinergikan agama dan negara dalam satu rumusan
penting, yakni Pancasila” tuturnya.
Selain hal itu, ia menyampaikan bahwa kebesaran dan kekayaan khazanah
bangsa ini harus terus dilestarikan, karena dengan ini bangsa Indonesia
akan mampu mengisi dan bahkan menikmati kemerdekaan dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, Wira salah satu aktifis Hindu mengatakan
apresiasinya yang luar biasa. Menurutnya, NU memang selalu menjadi mitra
dalam kerukunan beragama. “Kita mengharap, kegiatan semacam ini terus
dilaksanakan. Inilah potret kebersamaan itu. Dalam kegiatan Pure,
sudilah kiranya teman-teman NU bersama dengan kita turut terlibat dalam
mengkampanyekan kedamaian” Ungkapnya saat ditemui di rumahnya yang tak
jauh dari lokasi situs. Hal yang sama diungkapkan Fajar, Babinkamtibmas
Kandangan, menurutnya kegiatan ini sudah bagus. “Semua harus terlibat
dalam proses perdamaian dan toleransi antar umat beragama” ungkapnya.
_One
~~
Disalin dari : NU Lumajang


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan komentar yang baik !